Pages

Jumat, 06 Agustus 2010

KMD DOSEN MENIKMATI RAFTING



Kwarda Jawa Timur menyelenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar bagi dosen pembina pramuka yang berpangkalan di perguruan tinggi mulai 2 s.d. 7 Agustus 2010 di UPT Pelatihan Kesehatan Masyarakat, Lawang, Malang.
Kegiatan ini merupakan upaya Gerakan Pramuka Jawa Timur untuk mengoptimalkan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang dicanangkan Presiden SBY 4 tahun silam. Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat tahapan kegiatan;
1. Apersepsi , pada tahapan ini peserta diajak untuk memiliki persepsi yang sama tentang keberadaan pramuka di perguruan tinggi, seberapa pentingnya keberadaan gugusdepan di perguruan tinggi sebagai wadah untuk membentuk mahasiswa berkarakter.
2. Understanding, pada tahapan ini peserta mengeksplorasi berbagai literatur tentang kepramukaan selanjutnya membuat rumusan tentang bagaimana melakukan proses pembinaan bagi pramuka di perguruan tinggi.
3. Praktik dan Pengalaman Nyata, selanjutnya peserta memraktikkan apa yang dirumuskan melalui aktivitas nyata. Salah pengalaman nyata yang dilalui peserta yakni mengarungi jeram-jeram berbahaya sepanjang sungai Pekalen, Probolinggo melalui kegiatan RAFTING. "Ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan dalam kehidupan saya", komentar beberapa peserta. Yang tak kalah menariknya adalah peserta bersimulasi sebagai penegak dalam Ambalan, melakukan apel, berproses menempuh SKU, latihan upacara pelantikan, dan hal-hal lain berkait kehidupan pramuka penegak.
4. Refleksi dan Tindak Lanjut, pada tahapan ini peserta memberikan komentar dari apa yang sudah dilalui selama pelatihan dan menuliskan rencana-rencana yang akan dilakukan sepulang kursus.
Kursus ini dipandu oleh pelatih-pelatih Kwarda Jawa Timur di bawah komando kak Ganet Boedi Oetomo, dibantu oleh kak Yatno, kak Nyoto, kak Farida, dan Tjak Pari. Kebetulan penulis juga diberikan kepercayaan dalam mengelola kegiatan outbound.

Minggu, 11 Juli 2010

LT-4 JAWA TIMUR SEGERA DIMULAI

LT-4 PRAMUKA JAWA TIMUR SEGERA DIMULAI,
14 s.d. 18 Juli 2010 akan digelar Lomba antar Pramuka Penggalang se-Jawa Timur di Kebun Raya Purwodadi. Kemampuan, keterampilan, dan mentalitas penggalang akan diuji melalui gelar lomba dalam Lomba Tingkat dua hari lagi.
Bumi Purwodadi akan menjadi saksi kehebatan para penggalang jawa timur dalam menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam bidang basic scouting skills, seni dan kebudayaan, iptek, dan kekuatan fisik mereka dalam menghadapi tantangan.
Ikuti dan saksikan gebyar LT-4 JAWA TIMUR.

Senin, 18 Januari 2010

Disiplin penting. Penyeimbangnya adalah Kasih Sayang

Seorang ibu muda berniat curhat kepada ibu mertuanya sambil bersampan di danau yang biasa mereka kunjungi di akhir bulan. Ibu muda mengeluhkan anaknya yang sulit diatur, Ibu mertua mengangguk-angguk selagi ibu muda bercurhat sambil mendayung.
Lalu, ibu mertua berkata:”Anakku, sejak tadi kamu mendayung dengan tangan kiri, coba gunakan juga tangan kananmu”
Si Ibu muda menuruti permintan ibu mertuanya. Ibu mertua beseru : “Nah, sampan ini berangsur maju!. Cobalah nak, berilah nama untuk masing-masing dayung di tangan kiri dan tangan kananmu”.
Si ibu muda tertegun sejenak memikirkan nama untuk kedua dayungnya, kemudian berucap; “Yang kiri kuberi nama disiplin, yang kanan kunamai kasih-sayang”, jawab ibu muda tersipu-sipu.

Seringkali latihan pramuka diidentikkan dengan penanaman disiplin diri yang tinggi, pembinaan baris berbaris yang dilatihkan secara keras, proses pembinaan yang kadang berujung pada tindak kekerasan, dll. Tujuannya mulia, yakni membelajarkan sikap disiplin kepada adik-adik didik. Namun sangat sedikit yang pembina pramuka yang merefleksi tindakan keras tersebut sebagai bukanlah inti pembelajarannya, namun pola pembinaan yang keras dan over disiplin itu hanyalah media bagi adik-adik untuk mengembangkan potensi disiplin diri, perkembangan psikologis mereka, dan pengembangan karakter.
Mudah-mudahan dengan ilustrasi cerita di atas, pembinaan kepanduan (baca:pramuka) akan mencapai titik kesetimbangan dengan penerapan disiplin diri yang kuat, serta penanaman nilai-nilai kasih sayang sesama manusia.