Kwarda Jawa Timur menyelenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar bagi dosen pembina pramuka yang berpangkalan di perguruan tinggi mulai 2 s.d. 7 Agustus 2010 di UPT Pelatihan Kesehatan Masyarakat, Lawang, Malang.
Kegiatan ini merupakan upaya Gerakan Pramuka Jawa Timur untuk mengoptimalkan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang dicanangkan Presiden SBY 4 tahun silam. Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat tahapan kegiatan;
1. Apersepsi , pada tahapan ini peserta diajak untuk memiliki persepsi yang sama tentang keberadaan pramuka di perguruan tinggi, seberapa pentingnya keberadaan gugusdepan di perguruan tinggi sebagai wadah untuk membentuk mahasiswa berkarakter.
2. Understanding, pada tahapan ini peserta mengeksplorasi berbagai literatur tentang kepramukaan selanjutnya membuat rumusan tentang bagaimana melakukan proses pembinaan bagi pramuka di perguruan tinggi.
3. Praktik dan Pengalaman Nyata, selanjutnya peserta memraktikkan apa yang dirumuskan melalui aktivitas nyata. Salah pengalaman nyata yang dilalui peserta yakni mengarungi jeram-jeram berbahaya sepanjang sungai Pekalen, Probolinggo melalui kegiatan RAFTING. "Ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan dalam kehidupan saya", komentar beberapa peserta. Yang tak kalah menariknya adalah peserta bersimulasi sebagai penegak dalam Ambalan, melakukan apel, berproses menempuh SKU, latihan upacara pelantikan, dan hal-hal lain berkait kehidupan pramuka penegak.
4. Refleksi dan Tindak Lanjut, pada tahapan ini peserta memberikan komentar dari apa yang sudah dilalui selama pelatihan dan menuliskan rencana-rencana yang akan dilakukan sepulang kursus.
Kursus ini dipandu oleh pelatih-pelatih Kwarda Jawa Timur di bawah komando kak Ganet Boedi Oetomo, dibantu oleh kak Yatno, kak Nyoto, kak Farida, dan Tjak Pari. Kebetulan penulis juga diberikan kepercayaan dalam mengelola kegiatan outbound.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar